Minggu, 17 Mei 2015

MY GUARDIAN ANGEL chap 2

MY GUARDIAN ANGEL chap 2


cast : Lee Min Ra (OC)
Kim Joonmyun
Jeon Jungkook
Choi Minho
other cast : Song Seunggi (OC)
Jong Taehyo (OC)
genre : romance, school life, action
length : chaptered

annyeong readers.. gw balik egen. gw bawah ffnya Suho yang chapter 2nya. sebenarnya nii ff udah gw post di fb, dan ternyata banyak yang suka. yaudah, gw post ajah disini...


CHAPTER #2
Joonmyun PoV
Aku berjalan dengan kerennya menuju bangkuku, hah, aku masih memikirkan gadis tadi. Dia baik dan tentu juga cantik. Jungkook sahabat terbaik memang. Aku bersyukur mangenal Jungkook. Tapi aku masih bingung kenapa Jungkook memperkenalkan aku dengan Lee Minra atau apa sebenarnya Minra yang meminta Jungkook memperkenalkanku padanya? Entahlah. Tapi, aku cukup bahagia. Gadis itu tidak banyak bicara, dia juga memiliki senyum yang manis dan satu lagi dia gadis yang menarik. Hhhaha... apa aku terlihat aneh sekarang? “hahhhhhhh..” aku menghela nafas ringan. Pikiranku kembali pada gadis itu tanpa menyadari kalau ada yang memanggilku.
“YA!! KIM JOONMYUN!!! APA KAU TULI??!!”teriak Jungkook tepat ditelingaku. Aish, menyebalkan. “apa kau kaget, huh?” “tentu saja bodoh” aku mengelus dadaku karena dibuat kaget. “makanya, dengarkan aku. Sebenarnya apa yang kau pikirkan Joonmyun syg” mwoya? Sayang? Anak ini menggodaku. “cihh.. sayang? Kau gila” aku mencibir membuat Jungkook memanyunkan bibir lalu memandang ke depan. Memandang papan tulis kosong. “eungg.. Jungkook-ah, apa Kim saem tidak masuk hari ini?” tanyaku tapi dia tak menjawab. Anak ini kenapa? Batinku heran.
Huhh.. membosankan. Aku sendiri sekarang. Jungkook pergi entah kemana. Baru mau kutanyakan tentang Minra dia malah pergi dan satu kenapa tidak ada guru yang masuk? Menyebalkan. Hari yang menyebalkan seumur hidupku. Cihh.. aku benci ini.
AUTHOR PoV
Joonmyun terus mencibir tidak jelas. Jungkook pergi entah kemana. Anak itu memang selalu saja begitu. “hmm.. apa yang harus kulakukan sekarang? Ini membosankan” Joonmyun menenggelamkan wajahnya pada lekukan lengannya sambil membuang nafas kasar.
.
.
.
.
.
Kini didalam kelas XIIb menjalankan misi pembelajarannya *apa ini?* membosankan memang. Terlihat beberapa murid memaksakan mata mereka agar tetap memandang kedepan. Tapi tentu saja ada yang tertidur dibelakang seperti Jessica Jung. Cho saem perlahan berjalan menuju tempat Jessica beberapa murid memasang muka tegang. Apa yang akan terjadi setelahnya?
“Jessica?” Cho saem memanggilnya dengan suara lembut tapi tak dijawab. “YA!! JESSICA JUNG!!” Jessica tersentak kaget dari tidurnya dan dengan gelagapan Jessica cepat-cepat membuka buku serta membacanya padahal tidak tahu apa yang dibacanya sekarang. “kau baca apa?” tanya Cho saem tiba-tiba. “ishh.. aku lupa” Jessica menepuk jidatnya setelah tahu apa yang dibacanya. “ahahahha.. aku lupa. Mianhae saem, silakan dilanjutkan.” Dan sekarang hidupmu sudah diujung tanduk Jessica. “sudahlah Jessica-ah, kau keluar saja. Lama sekali” Seunggi membuka suara karena bosan “ne.. itu benar” tambah Minra dan Taehyo hanya tertawa. “ya! Jessica-ah sebaiknya kau keluar sekarang kau mengganggu Minraku belajar” celetuk Minho tiba-tiba membuatnya mendapat tatapan bosan dari seisi kelas. “sebaiknya kau yang keluar Choi Minho!!” great.. Minho diusir.
“ta..ta.tapi saem—“ “sudah, keluar saja” Minho tak dapat membantah dan langsung keluar kelas. “baiklah, lanjutkan” pelajaran kembali dimulai tapi Minra, Seunggi dan Taehyo terkikik melihat Minho diusir.
.
.
.
.
“melelakan” Minra menarik nafas, “hahah.. ya benar.” Taehyo menambahkan dan sekarang mereka bertiga melangkah menuju halaman sekolah untuk bermain-main atau hanya sekedar bercanda. “Minra-ah” panggil seseorang membuat Minra yang pertama menoleh. “ah, Joonmyun-ah” ternyata Joonmyun, “kalau begitu kami duluan” Seunggi dan Taehyo pergi meninggalkan Minra sendiri bersama Joonmyun. “apa kau punya waktu? Kalau tidak, bagaimana kalau kita kekantin bersama?” ajak Joonmyun lalu tersenyum tulus, “eoh?? Ahaha.. tentu” Minra tersenyum senang mengiyakan ajakan Joonmyun.

>> malam ini, pukul 19:30
Joonmyun terlihat begitu senang. Wajahnya yang putih nan mulus menunjukkan rona merah yang jelas sekali dilihat. Apa yang dipikirkannya? Tentu tidak ada yang tahu, bukan? “hahhh...” Joonmyun menghembuskan nafasnya perlahan *bayangkan, nafasnya harum.. :p*
Ditaman belakang rumah yang ditumbuhi berbagai jenis bunga-bunga, kolam ikan, air mancur serta sepeda yang biasa digunakan untuk berjalan-jalan dan jangan lupa bangku taman panjang yang diduduki Joonmyun. Tidak mungkin jika Joonmyun harus duduk di rumput, kan’? ah.. memalukan.
Joonmyun tampak sedang mengingat sesuatu, dia tampak sesekali tersenyum ketika mengingat hal yang menyenangkan. “ah.. Lee Minra, Lee Minra..” Joonmyun bergumam mengingat nama itu. “akan kuajak dia jalan-jalan besok..” lalu tersenyum dan bangkit hendak menuju tempatnya berlabu. *apaan ini?*
Keesokkan harinya saat Joonmyun hendak menuju kelasnya. “Joonmyun-ah!!” panggil seseorang membuatnya menoleh, “ne?” ah, ternyata Se Mi sepupunya. “apa kau sedang jatuh cinta, heum?” goda Se Mi membuat rona merah diwajah Joonmyun. “mwoya? Hahaha.. kau bercanda?” Joonmyun mengelak namun itu tak membuat Se Mi menyerah. “jujur saja.. atau apa harus aku memanggilmu Joonmyun oppa? agar kau mau jujur padaku? Jangan salah sangka, aku tak akan mau..” Se Mi mengejek membuat Joonmyun hanya mendesah kesal. “apa kau bilang, hah? Gadis bodoh..” Joonmyun mencibir tak mau kalah. “MWOYA?? BODOH?? NEO...” pekik Se Mi, membuat Joonmyun harus menutup telinganya, “ah, sudahlah”.
.
.
.
.
>> Di kelas XIIb
 “Minra-ah, kemarilah!”
“ada apa?”
“aku punya sesuatu untukmu”
“apa?”
“Kim Joonmyun, sepertinya menyukaimu..”
“apa?” Minra pura-pura tak dengar.
“Joonmyun menyukaimu, bodoh”
“apa? Jinjja??” tampaknya Minra terkejut. “ne..” Se Mi mengangguk. “ya! Ada apa ini?” Seunggi dan Taehyo bertanya dengan panuh minat. “anii.. tidak ada” Minra tersenyum lebar lalu memberi kode pada Se Mi agar pergi.
Sampai pada detik ini Minra masih tetap tersenyum, sungguh dia tak pernah percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Joonmyun menyukainya? Oh, tidak itu belum pasti. “Minra-ah, perhatikan penjelasannya.. apa kau mau diusir Han saem?” tegur Taehyo yang duduk disebelahnya. Minra tersenyum kikuk.

>> Minra PoV
 Oh, sungguh. Aku tak percaya dengan apa yang barusan kudengar dari Se Mi. Tapi, mungkin saja benar. Bukankah Se Mi adalah sepupu Joonmyun? Oh, inilah yang akan membuatku senang sepanjang hari. Aku bersumpah, jika Joonmyun benar-benar menyukaiku maka aku akan memeluk Se Mi. Aku akan sangat berterimah kasih pada anak itu. Tapi.. tunggu! Tau dari mana dia? Ah, menyebalkan. Aku lupa menanyakan hal itu, bisa saja dia menipuku. Jangan sampai itu terjadi.
“aku ke toilet ya” pamitku pada kedua sahabat tersayangku.
Se Mi, kemana kau? Aku menjadi gelisah sekarang. Aku harus cepat menanyakan hal itu, tapi anak itu dimana? Oh God! Dimana Se Mi? Sekarang aku benar-benar frustasi. Tapi.. siapa itu??

>> Author Pov
Minra menajamkan matanya lagi, “bukankah itu Choi Minho? Pria brengsek, kenapa wajahnya merah seperti itu?” Minra bertanya-tanya dalam hati. “ah, sudahlah” dia memalingkan wajah lalu kembali pada aktivitas sebelumnya. Menunggu Kim Se Mi.
Sudah hampir 30 menit Minra berdiri sambil mengotak-atik handphonenya berharap itu dapat mengusir kebosanannya. “eoh..?? Minra-ah??” seorang mengejutkannya dan hampir membuat Handphone kesayangannya itu mencium lantai. ‘aish.. huh.. hampir saja’ umpatnya dalam hati kemudian tersenyum pada Se Mi yang berdiri didepannya. “ah, Se Mi-ah. Aku mau menanyakan sesuatu padamu. Kajja...” sebelum mereka melangkah bel tanda pelajaran ke2 dimulai ‘TINGG TINGG’ *anggap saja itu bunyinya* ‘jinjja? Huh.. menyebalkan’ Minra melepaskan Se Mi dari genggamannya lalu pergi tanpa memedulikan Se Mi yang berteriak memanggilnya. “MENYEBALKANN!!” Minra frustasi.
.
.
.
.
Terlihat Choi Minho yang berdiri didepan sebuah ruang kelas yang sudah sepi dengan muka garang. Sepertinya dia sedang marah. “akan kubunuh dia, dia tidak boleh mencintai gadisku” dia bergumam kesal. Seseorang keluar dari kelas itu lalu menyernyit bingung melihat Minho yang berdiri dengan muka garang. “eoh..? choi Minho, kan’?” tanya sebuah suara membuat Minho mendongak, “ah.ternyata kau disini” Minho tersenyum sinis melihat Joonmyun yang ada dihadapannya. “apa kau tahu, siapa aku?” Joonmyun hanya tersenyum tak mengerti dengan apa yang Minho ucapkan, jelas saja dia mengenalnya. Bodoh. “apa kau tahu kalau aku mencintai Lee Minra?!” Joonmyun tersentak mendengar nama itu. ‘Minho mencintai Minra?’ Joonmyun terpaku sekarang, entah apa yang akan dilakukannya. “dan aku tidak suka jika kau menyukainya atau hanya sekedar mendekatinya” lanjut Minho semakin membuat hati Joonmyun teriris *eaaaaaa*
Dengan ekspresi seperti itu membuat Minho semakin memperlebar senyum sinisnya. “kau sudah tahu,kan’? kalau begitu JAUHI MINRA!!” kata Minho sebelum meninggalkan Joonmyun yang terdiam. Entah kemana raganya. “jinjja? Minho? Aku harap tidak dengan Minra” masih ada secercah harapan bagi Joonmyun. Diapun tersenyum lebar lalu melangkah.

>> skip
Minra, Seunggi dan Taehyo melangkah beriringan sambil sesekali bersendawa. Inilah yang selalu mereka lakukan jika sudah keluar dari kelas yang mereka sebut ‘PENJARA’. “Minra-ah!!” teriakkan itu seakan menghentikan waktu termasuk langkah ketiga gadis itu. “annyeong..” sapa Joonmyun ketika sudah tepat berdiri didepan ketiga gadis itu. “ah..” “kau hanya memanggil Minra? Menyebalkan” protes Taehyo membuat Joonmyun menggaruk tengkuknya malu. “sudahlah, emm.. ada apa Joonmyun-ah?” ‘apa dia ingin menembakku?’ Minra keGRan :p. “mau pulang bersama?..” “ehemmm.. jadi begitu? Hanya mau mengajak pulang jadi harus berteriak seperti itu?” timpal Seunggi lalu terkikik. “mau kan’?” oh, Joonmyun memaksa? “baiklah..” akhirnya mereka ber4 pulang bersama. Mereka tidak tahu kalau ada sepasang mata yang mengawasi gerak-gerik mereka.
>> Skip
Seunggi yang terakhir meninggalkan Minra dan Joonmyun. Suasana yang hanya ada mereka berdua membuatnya semakin canggung. Dingin. Suasananya dingin. Tak ada dari mereka berdua yang berbicara hanya saling menoleh lalu tersenyum. “ehemm..” Joonmyun sedikit berdehem mencoba membuat suasana agar lebih cair. “apa kau sibuk malam ini Minra-ah?” tanya Joonmyun membuka suara. “anii..” Minra menggeleng. ‘ini bagus’ Joonmyun tersenyum senang sebelum melanjutkan kalimatnya. “apa kau mau makan malam bersamaku?” tanya Joonmyun takut-takut jika Minra mennolaknya. “eoh..? baiklah” hanya itu yang bisa dikatakan Minra, dia begitu senang sekaligus gugup. ‘apa ini kencan?’
“baiklah, aku akan menunggumu didepan gerbang sekolah..” Joonmyun pun pergi meninggalkan Minra yang tersenyum bahagia. “aku ingin sekali terbang.. apa ini kencan?”
.
.
.
.
“baiklah, aku akan menunggumu didepan gerbang sekolah..” Joonmyun pergi. “maka aku yang akan datang..” gumam Minho dengan nada yang bisa dibilang cukup mengerikan.
“Minra tak akan datang, dan aku yang akan datang untuk membuatmu tidak akan melupakan malam ini..”


TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar