cast : Lee Min Ra (OC)
Kim Joonmyun
Jeon Jungkook
Choi Minho
other cast : Song Seunggi (OC)
Jong Taehyo (OC)
genre : romance, school life, action
length : chaptered
annyeong readers.. gw balik egen. gw bawah ffnya Suho yang chapter 2nya. sebenarnya nii ff udah gw post di fb, dan ternyata banyak yang suka. yaudah, gw post ajah disini...
CHAPTER
#2
Joonmyun PoV
Aku berjalan dengan kerennya menuju
bangkuku, hah, aku masih memikirkan gadis tadi. Dia baik dan tentu juga cantik.
Jungkook sahabat terbaik memang. Aku bersyukur mangenal Jungkook. Tapi aku
masih bingung kenapa Jungkook memperkenalkan aku dengan Lee Minra atau apa
sebenarnya Minra yang meminta Jungkook memperkenalkanku padanya? Entahlah.
Tapi, aku cukup bahagia. Gadis itu tidak banyak bicara, dia juga memiliki
senyum yang manis dan satu lagi dia gadis yang menarik. Hhhaha... apa aku
terlihat aneh sekarang? “hahhhhhhh..” aku menghela nafas ringan. Pikiranku
kembali pada gadis itu tanpa menyadari kalau ada yang memanggilku.
“YA!! KIM JOONMYUN!!! APA KAU
TULI??!!”teriak Jungkook tepat ditelingaku. Aish, menyebalkan. “apa kau kaget,
huh?” “tentu saja bodoh” aku mengelus dadaku karena dibuat kaget. “makanya,
dengarkan aku. Sebenarnya apa yang kau pikirkan Joonmyun syg” mwoya? Sayang?
Anak ini menggodaku. “cihh.. sayang? Kau gila” aku mencibir membuat Jungkook
memanyunkan bibir lalu memandang ke depan. Memandang papan tulis kosong.
“eungg.. Jungkook-ah, apa Kim saem tidak masuk hari ini?” tanyaku tapi dia tak
menjawab. Anak ini kenapa? Batinku heran.
Huhh.. membosankan. Aku sendiri
sekarang. Jungkook pergi entah kemana. Baru mau kutanyakan tentang Minra dia
malah pergi dan satu kenapa tidak ada guru yang masuk? Menyebalkan. Hari yang
menyebalkan seumur hidupku. Cihh.. aku benci ini.
AUTHOR
PoV
Joonmyun terus mencibir tidak jelas.
Jungkook pergi entah kemana. Anak itu memang selalu saja begitu. “hmm.. apa
yang harus kulakukan sekarang? Ini membosankan” Joonmyun menenggelamkan
wajahnya pada lekukan lengannya sambil membuang nafas kasar.
.
.
.
.
.
Kini didalam kelas XIIb menjalankan
misi pembelajarannya *apa ini?* membosankan memang. Terlihat beberapa murid memaksakan
mata mereka agar tetap memandang kedepan. Tapi tentu saja ada yang tertidur
dibelakang seperti Jessica Jung. Cho saem perlahan berjalan menuju tempat
Jessica beberapa murid memasang muka tegang. Apa yang akan terjadi setelahnya?
“Jessica?” Cho saem memanggilnya dengan
suara lembut tapi tak dijawab. “YA!! JESSICA JUNG!!” Jessica tersentak kaget
dari tidurnya dan dengan gelagapan Jessica cepat-cepat membuka buku serta
membacanya padahal tidak tahu apa yang dibacanya sekarang. “kau baca apa?” tanya
Cho saem tiba-tiba. “ishh.. aku lupa” Jessica menepuk jidatnya setelah tahu apa
yang dibacanya. “ahahahha.. aku lupa. Mianhae saem, silakan dilanjutkan.” Dan
sekarang hidupmu sudah diujung tanduk Jessica. “sudahlah Jessica-ah, kau keluar
saja. Lama sekali” Seunggi membuka suara karena bosan “ne.. itu benar” tambah
Minra dan Taehyo hanya tertawa. “ya! Jessica-ah sebaiknya kau keluar sekarang
kau mengganggu Minraku belajar” celetuk Minho tiba-tiba membuatnya mendapat
tatapan bosan dari seisi kelas. “sebaiknya kau yang keluar Choi Minho!!”
great.. Minho diusir.
“ta..ta.tapi saem—“ “sudah, keluar
saja” Minho tak dapat membantah dan langsung keluar kelas. “baiklah, lanjutkan”
pelajaran kembali dimulai tapi Minra, Seunggi dan Taehyo terkikik melihat Minho
diusir.
.
.
.
.
“melelakan” Minra menarik nafas,
“hahah.. ya benar.” Taehyo menambahkan dan sekarang mereka bertiga melangkah
menuju halaman sekolah untuk bermain-main atau hanya sekedar bercanda.
“Minra-ah” panggil seseorang membuat Minra yang pertama menoleh. “ah,
Joonmyun-ah” ternyata Joonmyun, “kalau begitu kami duluan” Seunggi dan Taehyo
pergi meninggalkan Minra sendiri bersama Joonmyun. “apa kau punya waktu? Kalau
tidak, bagaimana kalau kita kekantin bersama?” ajak Joonmyun lalu tersenyum
tulus, “eoh?? Ahaha.. tentu” Minra tersenyum senang mengiyakan ajakan Joonmyun.
>> malam ini, pukul 19:30
Joonmyun terlihat begitu senang.
Wajahnya yang putih nan mulus menunjukkan rona merah yang jelas sekali dilihat.
Apa yang dipikirkannya? Tentu tidak ada yang tahu, bukan? “hahhh...” Joonmyun
menghembuskan nafasnya perlahan *bayangkan, nafasnya harum.. :p*
Ditaman belakang rumah yang ditumbuhi
berbagai jenis bunga-bunga, kolam ikan, air mancur serta sepeda yang biasa
digunakan untuk berjalan-jalan dan jangan lupa bangku taman panjang yang
diduduki Joonmyun. Tidak mungkin jika Joonmyun harus duduk di rumput, kan’?
ah.. memalukan.
Joonmyun tampak sedang mengingat
sesuatu, dia tampak sesekali tersenyum ketika mengingat hal yang menyenangkan.
“ah.. Lee Minra, Lee Minra..” Joonmyun bergumam mengingat nama itu. “akan
kuajak dia jalan-jalan besok..” lalu tersenyum dan bangkit hendak menuju
tempatnya berlabu. *apaan ini?*
Keesokkan harinya saat Joonmyun hendak
menuju kelasnya. “Joonmyun-ah!!” panggil seseorang membuatnya menoleh, “ne?”
ah, ternyata Se Mi sepupunya. “apa kau sedang jatuh cinta, heum?” goda Se Mi
membuat rona merah diwajah Joonmyun. “mwoya? Hahaha.. kau bercanda?” Joonmyun
mengelak namun itu tak membuat Se Mi menyerah. “jujur saja.. atau apa harus aku
memanggilmu Joonmyun oppa? agar kau mau jujur padaku? Jangan salah sangka, aku
tak akan mau..” Se Mi mengejek membuat Joonmyun hanya mendesah kesal. “apa kau
bilang, hah? Gadis bodoh..” Joonmyun mencibir tak mau kalah. “MWOYA?? BODOH??
NEO...” pekik Se Mi, membuat Joonmyun harus menutup telinganya, “ah, sudahlah”.
.
.
.
.
>>
Di kelas XIIb
“Minra-ah, kemarilah!”
“ada apa?”
“aku punya sesuatu untukmu”
“apa?”
“Kim Joonmyun, sepertinya menyukaimu..”
“apa?” Minra pura-pura tak dengar.
“Joonmyun menyukaimu, bodoh”
“apa? Jinjja??” tampaknya Minra
terkejut. “ne..” Se Mi mengangguk. “ya! Ada apa ini?” Seunggi dan Taehyo
bertanya dengan panuh minat. “anii.. tidak ada” Minra tersenyum lebar lalu
memberi kode pada Se Mi agar pergi.
Sampai pada detik ini Minra masih tetap
tersenyum, sungguh dia tak pernah percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.
Joonmyun menyukainya? Oh, tidak itu belum pasti. “Minra-ah, perhatikan
penjelasannya.. apa kau mau diusir Han saem?” tegur Taehyo yang duduk
disebelahnya. Minra tersenyum kikuk.
>>
Minra PoV
Oh, sungguh. Aku tak percaya dengan apa yang
barusan kudengar dari Se Mi. Tapi, mungkin saja benar. Bukankah Se Mi adalah
sepupu Joonmyun? Oh, inilah yang akan membuatku senang sepanjang hari. Aku
bersumpah, jika Joonmyun benar-benar menyukaiku maka aku akan memeluk Se Mi.
Aku akan sangat berterimah kasih pada anak itu. Tapi.. tunggu! Tau dari mana
dia? Ah, menyebalkan. Aku lupa menanyakan hal itu, bisa saja dia menipuku.
Jangan sampai itu terjadi.
“aku ke toilet ya” pamitku pada kedua
sahabat tersayangku.
Se Mi, kemana kau? Aku menjadi gelisah
sekarang. Aku harus cepat menanyakan hal itu, tapi anak itu dimana? Oh God! Dimana
Se Mi? Sekarang aku benar-benar frustasi. Tapi.. siapa itu??
>>
Author Pov
Minra menajamkan matanya lagi,
“bukankah itu Choi Minho? Pria brengsek, kenapa wajahnya merah seperti itu?”
Minra bertanya-tanya dalam hati. “ah, sudahlah” dia memalingkan wajah lalu
kembali pada aktivitas sebelumnya. Menunggu Kim Se Mi.
Sudah hampir 30 menit Minra berdiri
sambil mengotak-atik handphonenya berharap itu dapat mengusir kebosanannya.
“eoh..?? Minra-ah??” seorang mengejutkannya dan hampir membuat Handphone
kesayangannya itu mencium lantai. ‘aish.. huh.. hampir saja’ umpatnya dalam
hati kemudian tersenyum pada Se Mi yang berdiri didepannya. “ah, Se Mi-ah. Aku
mau menanyakan sesuatu padamu. Kajja...” sebelum mereka melangkah bel tanda
pelajaran ke2 dimulai ‘TINGG TINGG’ *anggap saja itu bunyinya* ‘jinjja? Huh..
menyebalkan’ Minra melepaskan Se Mi dari genggamannya lalu pergi tanpa
memedulikan Se Mi yang berteriak memanggilnya. “MENYEBALKANN!!” Minra frustasi.
.
.
.
.
Terlihat Choi Minho yang berdiri
didepan sebuah ruang kelas yang sudah sepi dengan muka garang. Sepertinya dia
sedang marah. “akan kubunuh dia, dia tidak boleh mencintai gadisku” dia
bergumam kesal. Seseorang keluar dari kelas itu lalu menyernyit bingung melihat
Minho yang berdiri dengan muka garang. “eoh..? choi Minho, kan’?” tanya sebuah
suara membuat Minho mendongak, “ah.ternyata kau disini” Minho tersenyum sinis
melihat Joonmyun yang ada dihadapannya. “apa kau tahu, siapa aku?” Joonmyun
hanya tersenyum tak mengerti dengan apa yang Minho ucapkan, jelas saja dia
mengenalnya. Bodoh. “apa kau tahu kalau aku mencintai Lee Minra?!” Joonmyun
tersentak mendengar nama itu. ‘Minho mencintai Minra?’ Joonmyun terpaku
sekarang, entah apa yang akan dilakukannya. “dan aku tidak suka jika kau
menyukainya atau hanya sekedar mendekatinya” lanjut Minho semakin membuat hati
Joonmyun teriris *eaaaaaa*
Dengan ekspresi seperti itu membuat
Minho semakin memperlebar senyum sinisnya. “kau sudah tahu,kan’? kalau begitu
JAUHI MINRA!!” kata Minho sebelum meninggalkan Joonmyun yang terdiam. Entah
kemana raganya. “jinjja? Minho? Aku harap tidak dengan Minra” masih ada
secercah harapan bagi Joonmyun. Diapun tersenyum lebar lalu melangkah.
>>
skip
Minra, Seunggi dan Taehyo melangkah
beriringan sambil sesekali bersendawa. Inilah yang selalu mereka lakukan jika
sudah keluar dari kelas yang mereka sebut ‘PENJARA’. “Minra-ah!!” teriakkan itu
seakan menghentikan waktu termasuk langkah ketiga gadis itu. “annyeong..” sapa
Joonmyun ketika sudah tepat berdiri didepan ketiga gadis itu. “ah..” “kau hanya
memanggil Minra? Menyebalkan” protes Taehyo membuat Joonmyun menggaruk
tengkuknya malu. “sudahlah, emm.. ada apa Joonmyun-ah?” ‘apa dia ingin
menembakku?’ Minra keGRan :p. “mau pulang bersama?..” “ehemmm.. jadi begitu?
Hanya mau mengajak pulang jadi harus berteriak seperti itu?” timpal Seunggi
lalu terkikik. “mau kan’?” oh, Joonmyun memaksa? “baiklah..” akhirnya mereka
ber4 pulang bersama. Mereka tidak tahu kalau ada sepasang mata yang mengawasi
gerak-gerik mereka.
>>
Skip
Seunggi yang terakhir meninggalkan
Minra dan Joonmyun. Suasana yang hanya ada mereka berdua membuatnya semakin
canggung. Dingin. Suasananya dingin. Tak ada dari mereka berdua yang berbicara
hanya saling menoleh lalu tersenyum. “ehemm..” Joonmyun sedikit berdehem
mencoba membuat suasana agar lebih cair. “apa kau sibuk malam ini Minra-ah?”
tanya Joonmyun membuka suara. “anii..” Minra menggeleng. ‘ini bagus’ Joonmyun
tersenyum senang sebelum melanjutkan kalimatnya. “apa kau mau makan malam
bersamaku?” tanya Joonmyun takut-takut jika Minra mennolaknya. “eoh..? baiklah”
hanya itu yang bisa dikatakan Minra, dia begitu senang sekaligus gugup. ‘apa
ini kencan?’
“baiklah, aku akan menunggumu didepan
gerbang sekolah..” Joonmyun pun pergi meninggalkan Minra yang tersenyum
bahagia. “aku ingin sekali terbang.. apa ini kencan?”
.
.
.
.
“baiklah, aku akan menunggumu didepan
gerbang sekolah..” Joonmyun pergi. “maka aku yang akan datang..” gumam Minho
dengan nada yang bisa dibilang cukup mengerikan.
“Minra tak akan datang, dan aku yang
akan datang untuk membuatmu tidak akan melupakan malam ini..”
TBC

Tidak ada komentar:
Posting Komentar