Kamis, 14 Mei 2015

MY GUARDIAN ANGEL

MY GUARDIAN ANGEL
Cast : - Kim JOONMYUN
-          LEE MINRA
-          SONG SEUNGGI
-          JONG TAEHYO
-          CHOI MINHO
-          JEON JUNGKOOK
Chapter #1

Hai hai... gw bosan sendiri belajar mulu. Nii fanfic jga tiba-tiba ngelayang diotak gw jadi yaudah gitu ajah.
Kali ini gw pke Suho a.k.a Kim Joonmyun jd pemeran utamanya. Maaf yeth bwt para Aquatic kalau ada yang gk enak sama si Guardian Angel kalian.
Maaf kalau masih banyak typo bertebaran kemana-mana sampe mata kalian sakit :P
Okee langsung ajah dehh..
Cekidooootttt....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.


Pagi ini Lee Minra berlari seperti dikejar setan. Entah apa yang merasukinya sehingga bisa berlari begitu kencang. Sesekali ia berbungkuk meminta maaf pada orang yang ditabraknya. Tentu saja jika sedang terburu-buru yang ada hanya menabrak orang. “mianhae.. jeongmal mianhae”  lagi-lagi Minra berbungkuk meminta maaf.
Tubuhnya terasa kaku. Terkunci. Serasa ada sesuatu yang mengunci setiap pergerakannya sehingga matanya hanya tertuju pada satu titik. Itu orang yang dicari Minra. Dengan kasar ia menghembuskan nafas sebelum berteriak. “Jeon Jungkook!!!!.. oh My God.. kauu...” Minra melangkah dengan cepat dengan raut wajah yang tak bisa diartikan. Minra marah besar, wajahnya terlihat merah padam. “apa?” tanya Jungkook santai. “huh? Apa kau bilang? Dasar namja tak tahu malu..” 3 buku tebal yang dipegang Minra dengan kasarnya mendarat dikepala Jungkook. Pria itu hanya diam mematung, mengerutkan kening. Dia bingung dengan apa yang telah dilakukan Minra. “ya!! Kau lupa janjimu?? Dasar..” baru saja Minra ingin melayangkan satu pukulan tapi sebuah tangan menahannya. “apa?” Minra menghempaskannya dengan kasar. “apa yang kau lakukan pada Jungkook?” tanya suara lembut itu. Minra sedikit mendongakkan kepala.
Oh, shit! Tampan sekali, pikirnya. Mata itu tetap memandangnya meminta penjelasan. “dia.. dia.. menipuku. Apa urusannya denganmu, hah?!!” Minra gugup tapi dia mencoba menyembunyikannya. Namja berkulit putih dengan tatapan malaikat terus memandangnya membuat gadis itu merasa risih. “kenapa kau memandangku begitu,bodoh?” oh tidak, kenapa harus bodoh? Minra merutuki dirinya sendiri. “ah.. mianhae, aku hanya kaget melihatmu memukul Jungkook seperti itu.” Akunya. “aku Kim Joonmyun teman Jungkook. Maaf aku ikut campur dengan urusan kalian” Joonmyun hendak pergi tapi ditahan Jungkook. “kebetulan kau disini Joonmyun-ah, perkenalkan dia Lee Minra. Dan Minra-ah, ini Joonmyunmu” ‘mwoya? Apa-apaan anak ini, wajahku pasti merah seperti tomat, memalukan’. Akhirnya Minra tersenyum kikuk. “oh, jadi kau Joonmyun? Maaf aku berbicara kasar padamu” ‘jelas saja kau menyesal, diakan priamu. Bodoh’ Jungkook membatin.
“gwenchana. Tapi, apa tadi yang Jungkook bilang? Engg.. maksudku, apa maksud dari ‘ini Joonmyunmu’? sungguh aku tak mengerti” Minra terdiam, wajahnya terasa panas, ‘mati kau Jeon Jungkook’ “anii, tidak ada. Dia kan bodoh.” “apa? Bukankah—“ Jungkook sekarang terbungkam dengan sebuah tangan kecil, “diam kau bodoh..” Seunggi dan Taehyo datang. Mereka sahabat Lee Minra. “emmphh—emm” Jungkook meronta sekarang. “biarkan mereka mengobrol, bodoh” Taehyo menatapnya tajam, setajam parang *sadiss* “ya, ta..ta..pi.. lepaskan, aishh” Seunggi melepasnya dan membiarkan Jungkook bernafas lega. ‘mereka itu seperti pembunuh’ batin Jungkook ketakutan. “kalian seperti pembunuh..” mati kau Jungkook, sekarang kedua yeoja itu memandangmu seperti akan segera menerkamu. Mungkin kau akan mati sekarang juga. *kesalahan author* “apa kau bilang? Pembunuh? Apa tidak salah?” Seunggi menatapnya tajam, “ah.. tidak.. tidak.. kalian baik, ya kalian baik. Sangaattt baik.. hihihi” Jungkook terpaksa gila untuk saat ini. “bagus” Taehyo dan Seunggi kembali memandang Joonmyun dan Minra, mengawasi kalau-kalau Joonmyun akan berbuat sesuatu yang tidak-tidak.
.
.
.
“kau berteman baik dengan Jungkook?” Joonmyun mulai bertanya-tanya, sepertinya dia mulai tertarik dengan yeoja ini. “ne.. dia tetanggaku, kami berteman sejak kecil.” Bagus sekali, mereka terlihat akrab sekarang. Sesekali mereka tertawa bersama seolah melupak 3 orang yang memandang mereka jengkel.
15 menit lagi bel pelajaran dimulai akan segera berbunyi, Seunggi yang duluan menyadarinya segera berteriak dengan suara lantang. “YA!! KALIAN BERDUA DISANA. SEBENTAR LAGI PELAJARAN DIMULAI, CEPAT SELESAIKAN URUSAN KALIAN!!!” Seunggi menatap mereka sejenak lalu berjalan mendahului 3 Minra dan Taehyo. “kau ini, apa kau senang? Hahahhha” Seunggi membuka percakapan ketika mereka bertiga kembali duduk ditempatnya. “kau tahu? Dia baiiikkk.. sekaliii... oh My God, aku hampir pingsan tadi” Minra tersenyum-senyum sendiri membuat kedua sahabatnya saling berpandangan lalu tertawa, “ahahahhhhhahhahhaha..” Seunggi dan Taehyo tertawa terbahak-bahak, “huh? Kenapa kalian tertawa?” Minra menatap mereka sinis, “anii.. kau tidak tahu ya? Wajahmu memerah seperti tomat ketika berbicara dengan Joonmyun”.
.
.
.
.
Choi Minho PoV~
Apa? Joonmyun? Kim Joonmyun? Ketua dikelas sebelah? Apa-apaan ini.. dia mengobrol dengan Minra-ku? Jinjja? Awas dia..
Aku tidak akan membiarkan seorangpun menyentuh Minra, liat saja. Perlahan kulangkakan kaki menuju 3 yeoja yang tertawa terbahak-bahak itu.
“hai, Minra-ah. Kau cantik sekali hari ini” gombal-ku sedikit membuka percakapan. “apa-apaan kau ini? Mengganggu saja” celetuk Taehyo jengkel. “ne.. apa-apaan kau ini. Kau terlalu mengganggu acara kami, hisshhh” sindir Seunggi. Apa-apaan mereka? Dasar yeoja gila. Aku hanya diam, membiarkan mereka terus berkembang. Aku ini tampan, jago main basket apa lagi yang kurang? Ck. Menyebalkan. “apa? Kalian diam saja, aku mau bicara dengan Minraku.” “cihh.. Minramu? Jinjja?? Yang benar saja? Taehyu-ah ayo kita pergi” Seunggi dan Taehyo pergi. Ini yang kuharapkan. “Minra-ah, siapa Joonmyun?” tanyaku dengan nada lembut, “untuk apa kau bertanya? Tidak penting eh salah kau tidak perlu tahu” Minra melenggang keluar, apa? Menyakitkan? Iya..

Author PoV
Minho terdiam mematung membiarkan Minra pergi. Apa gadis itu juga membencinya? Iya, sepertinya begitu.
Sekarang Minho juga melenggang pergi, padahal 5 menit lagi pelajaran dimulai. Dan satu, sebentar ada jam matematika dan siapa gurunya? Cho Saem. Guru yang tampan tapi jangan coba-coba jika dia marah. Oh, tidak. Menakutkan.
“akan ku coba membunuhnya..” gumam Minho dengan muka garang. “siapa yang mau kau bunuh namja gila?” Seunggi dan Taehyo tiba-tiba muncul membuat Minho sedikit tersentak. “Ya!! Kalian mengagetkanku..” kini Minho mulai kaget atau ketakutan? “jawab saja. Apa salahnya?” Taehyo mendesaknya, “kau mau membunuh siapa hah? Apa kau mau membunuh Minra? Atau Joonmyun? Kau tidak akan bisa jika masih ada kami” Seunggi tersenyum sinis terlihat sedikit menyeramkan. “kau gila? Aku tidak mungkin ingin membunuh Minraku” “lalu? Joonmyun?” Minho terdiam, “diam artinya Iya” celetuk Taehyo tepat. “terserah kalian.” Minho pun melesat pergi membuat kedua yeoja itu tertawa terbahak-bahak, “hahhhahaha.. itu lucu Seunggi-ah. Dia ketakutan.. bagaimana aktingku?” Taehyo sedikit membanggakan diri “hahahha.. ne ne ne.. bagus. Oh ya, ayo masuk kelas sebentar ada jam Cho saem, kau tahu kan betapa menakutannya dia?” Seunggi dan Taehyo pun pergi tanpa sadar kalau ada sepasang mata melihat mereka dengan tatapan ‘kalian akan mati’ “liat saja kalian.. yeoja brengsekkk”.


TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar