MY GUARDIAN
ANGEL
Cast : - Kim JOONMYUN
-
LEE MINRA
-
SONG SEUNGGI
-
JONG TAEHYO
-
CHOI MINHO
-
JEON JUNGKOOK
Chapter
#1
Hai
hai... gw bosan sendiri belajar mulu. Nii fanfic jga tiba-tiba ngelayang diotak
gw jadi yaudah gitu ajah.
Kali
ini gw pke Suho a.k.a Kim Joonmyun jd pemeran utamanya. Maaf yeth bwt para
Aquatic kalau ada yang gk enak sama si Guardian Angel kalian.
Maaf
kalau masih banyak typo bertebaran kemana-mana sampe mata kalian sakit :P
Okee
langsung ajah dehh..
Cekidooootttt....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Pagi ini Lee Minra berlari seperti
dikejar setan. Entah apa yang merasukinya sehingga bisa berlari begitu kencang.
Sesekali ia berbungkuk meminta maaf pada orang yang ditabraknya. Tentu saja
jika sedang terburu-buru yang ada hanya menabrak orang. “mianhae.. jeongmal mianhae” lagi-lagi Minra berbungkuk meminta maaf.
Tubuhnya terasa kaku. Terkunci. Serasa
ada sesuatu yang mengunci setiap pergerakannya sehingga matanya hanya tertuju
pada satu titik. Itu orang yang dicari Minra. Dengan kasar ia menghembuskan nafas
sebelum berteriak. “Jeon Jungkook!!!!.. oh My God.. kauu...” Minra melangkah
dengan cepat dengan raut wajah yang tak bisa diartikan. Minra marah besar,
wajahnya terlihat merah padam. “apa?” tanya Jungkook santai. “huh? Apa kau
bilang? Dasar namja tak tahu malu..” 3 buku tebal yang dipegang Minra dengan
kasarnya mendarat dikepala Jungkook. Pria itu hanya diam mematung, mengerutkan
kening. Dia bingung dengan apa yang telah dilakukan Minra. “ya!! Kau lupa
janjimu?? Dasar..” baru saja Minra ingin melayangkan satu pukulan tapi sebuah
tangan menahannya. “apa?” Minra menghempaskannya dengan kasar. “apa yang kau
lakukan pada Jungkook?” tanya suara lembut itu. Minra sedikit mendongakkan
kepala.
Oh, shit! Tampan sekali, pikirnya. Mata
itu tetap memandangnya meminta penjelasan. “dia.. dia.. menipuku. Apa urusannya
denganmu, hah?!!” Minra gugup tapi dia mencoba menyembunyikannya. Namja
berkulit putih dengan tatapan malaikat terus memandangnya membuat gadis itu
merasa risih. “kenapa kau memandangku begitu,bodoh?” oh tidak, kenapa harus
bodoh? Minra merutuki dirinya sendiri. “ah.. mianhae, aku hanya kaget melihatmu
memukul Jungkook seperti itu.” Akunya. “aku Kim Joonmyun teman Jungkook. Maaf
aku ikut campur dengan urusan kalian” Joonmyun hendak pergi tapi ditahan Jungkook.
“kebetulan kau disini Joonmyun-ah, perkenalkan dia Lee Minra. Dan Minra-ah, ini
Joonmyunmu” ‘mwoya? Apa-apaan anak ini, wajahku pasti merah seperti tomat,
memalukan’. Akhirnya Minra tersenyum kikuk. “oh, jadi kau Joonmyun? Maaf aku
berbicara kasar padamu” ‘jelas saja kau menyesal, diakan priamu. Bodoh’
Jungkook membatin.
“gwenchana. Tapi, apa tadi yang
Jungkook bilang? Engg.. maksudku, apa maksud dari ‘ini Joonmyunmu’? sungguh aku
tak mengerti” Minra terdiam, wajahnya terasa panas, ‘mati kau Jeon Jungkook’
“anii, tidak ada. Dia kan bodoh.” “apa? Bukankah—“ Jungkook sekarang terbungkam
dengan sebuah tangan kecil, “diam kau bodoh..” Seunggi dan Taehyo datang.
Mereka sahabat Lee Minra. “emmphh—emm” Jungkook meronta sekarang. “biarkan
mereka mengobrol, bodoh” Taehyo menatapnya tajam, setajam parang *sadiss* “ya,
ta..ta..pi.. lepaskan, aishh” Seunggi melepasnya dan membiarkan Jungkook
bernafas lega. ‘mereka itu seperti pembunuh’ batin Jungkook ketakutan. “kalian
seperti pembunuh..” mati kau Jungkook, sekarang kedua yeoja itu memandangmu
seperti akan segera menerkamu. Mungkin kau akan mati sekarang juga. *kesalahan
author* “apa kau bilang? Pembunuh? Apa tidak salah?” Seunggi menatapnya tajam,
“ah.. tidak.. tidak.. kalian baik, ya kalian baik. Sangaattt baik.. hihihi”
Jungkook terpaksa gila untuk saat ini. “bagus” Taehyo dan Seunggi kembali
memandang Joonmyun dan Minra, mengawasi kalau-kalau Joonmyun akan berbuat
sesuatu yang tidak-tidak.
.
.
.
“kau berteman baik dengan Jungkook?”
Joonmyun mulai bertanya-tanya, sepertinya dia mulai tertarik dengan yeoja ini.
“ne.. dia tetanggaku, kami berteman sejak kecil.” Bagus sekali, mereka terlihat
akrab sekarang. Sesekali mereka tertawa bersama seolah melupak 3 orang yang
memandang mereka jengkel.
15 menit lagi bel pelajaran dimulai
akan segera berbunyi, Seunggi yang duluan menyadarinya segera berteriak dengan
suara lantang. “YA!! KALIAN BERDUA DISANA. SEBENTAR LAGI PELAJARAN DIMULAI,
CEPAT SELESAIKAN URUSAN KALIAN!!!” Seunggi menatap mereka sejenak lalu berjalan
mendahului 3 Minra dan Taehyo. “kau ini, apa kau senang? Hahahhha” Seunggi
membuka percakapan ketika mereka bertiga kembali duduk ditempatnya. “kau tahu?
Dia baiiikkk.. sekaliii... oh My God, aku hampir pingsan tadi” Minra
tersenyum-senyum sendiri membuat kedua sahabatnya saling berpandangan lalu
tertawa, “ahahahhhhhahhahhaha..” Seunggi dan Taehyo tertawa terbahak-bahak,
“huh? Kenapa kalian tertawa?” Minra menatap mereka sinis, “anii.. kau tidak
tahu ya? Wajahmu memerah seperti tomat ketika berbicara dengan Joonmyun”.
.
.
.
.
Choi Minho PoV~
Apa? Joonmyun? Kim Joonmyun? Ketua
dikelas sebelah? Apa-apaan ini.. dia mengobrol dengan Minra-ku? Jinjja? Awas
dia..
Aku tidak akan membiarkan seorangpun
menyentuh Minra, liat saja. Perlahan kulangkakan kaki menuju 3 yeoja yang
tertawa terbahak-bahak itu.
“hai, Minra-ah. Kau cantik sekali hari
ini” gombal-ku sedikit membuka percakapan. “apa-apaan kau ini? Mengganggu saja”
celetuk Taehyo jengkel. “ne.. apa-apaan kau ini. Kau terlalu mengganggu acara
kami, hisshhh” sindir Seunggi. Apa-apaan mereka? Dasar yeoja gila. Aku hanya
diam, membiarkan mereka terus berkembang. Aku ini tampan, jago main basket apa
lagi yang kurang? Ck. Menyebalkan. “apa? Kalian diam saja, aku mau bicara
dengan Minraku.” “cihh.. Minramu? Jinjja?? Yang benar saja? Taehyu-ah ayo kita
pergi” Seunggi dan Taehyo pergi. Ini yang kuharapkan. “Minra-ah, siapa
Joonmyun?” tanyaku dengan nada lembut, “untuk apa kau bertanya? Tidak penting
eh salah kau tidak perlu tahu” Minra melenggang keluar, apa? Menyakitkan? Iya..
Author PoV
Minho terdiam mematung membiarkan Minra
pergi. Apa gadis itu juga membencinya? Iya, sepertinya begitu.
Sekarang Minho juga melenggang pergi,
padahal 5 menit lagi pelajaran dimulai. Dan satu, sebentar ada jam matematika
dan siapa gurunya? Cho Saem. Guru yang tampan tapi jangan coba-coba jika dia
marah. Oh, tidak. Menakutkan.
“akan ku coba membunuhnya..” gumam
Minho dengan muka garang. “siapa yang mau kau bunuh namja gila?” Seunggi dan
Taehyo tiba-tiba muncul membuat Minho sedikit tersentak. “Ya!! Kalian
mengagetkanku..” kini Minho mulai kaget atau ketakutan? “jawab saja. Apa
salahnya?” Taehyo mendesaknya, “kau mau membunuh siapa hah? Apa kau mau
membunuh Minra? Atau Joonmyun? Kau tidak akan bisa jika masih ada kami” Seunggi
tersenyum sinis terlihat sedikit menyeramkan. “kau gila? Aku tidak mungkin
ingin membunuh Minraku” “lalu? Joonmyun?” Minho terdiam, “diam artinya Iya”
celetuk Taehyo tepat. “terserah kalian.” Minho pun melesat pergi membuat kedua
yeoja itu tertawa terbahak-bahak, “hahhhahaha.. itu lucu Seunggi-ah. Dia
ketakutan.. bagaimana aktingku?” Taehyo sedikit membanggakan diri “hahahha.. ne
ne ne.. bagus. Oh ya, ayo masuk kelas sebentar ada jam Cho saem, kau tahu kan
betapa menakutannya dia?” Seunggi dan Taehyo pun pergi tanpa sadar kalau ada
sepasang mata melihat mereka dengan tatapan ‘kalian akan mati’ “liat saja
kalian.. yeoja brengsekkk”.
TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar