WHY ??
Cast : Park Jen Ah (OC)
Byun Baekhyun
Park Chanyeol
Genre : School life , *romance? gw sendiri bingung*
Length : Oneshot
Disclameir : ditegaskan lagi kalau ini ff murni dari otak autor. pemerannya jga milik Tuhan dan ortunya. so, buat plagiaters jebal jangan copas sembarangan tanpa ada ijin.
Note : kali ini gw pake si Bacon, tapi dia bkan pemeran utamanya. yaaa,, walaupun nantinya ada sesuatu yang terjadi sama dia layaknya main cast. okelah, gw minta maaf bwt Shiners yethhh.. kalau ada salah kata yang gw bwt ke Bacon kalian.. hihihih
CHENKAID.OTTTTTTTTTTTTT!!!!!!!!
aku tahu, aku bukanlah gadis yang pandai. aku juga gadis pembuat onar. hhh,, guru-guru sudah hafal dengan kelakuanku. tapi, setidaknya aku masih dibilang cantik..
"Park Chanyeol!!" panggilku, yang dipanggil menoleh dan tersenyum konyol. aku menghampirinya. "Ya! kenapa kau selalu tersenyum bodoh seperti itu , huh?!" ya, aku muak dengan senyumannya. "masa bodoh, kita kan sama-sama bodoh" dia nyengir. kita?? hhh,, baiklah aku menyerah.
aku dan Chanyeol memang bersahabat baik. kami selalu melakukan ini dan itu bersama-sama. marga kami juga sama yaitu 'Park', dan tak jarang juga orang-orang sering mengira kami bersaudara. dan jika ada yang berkata demikian maka aku akan menjitak kepala Chanyeol. siapa suruh dia mengikuti margaku? ehh, salahh *huhhh*
"Chanyeol-ah, apa kau sudah mengerjakan tugas dari Oh saem? yaa, dia menyebalkan seperti Sehun" aku berharap dewi fortuna berpihak padaku "anni.. belum juga. bagaimana denganmu?" dia malah tanya balik. bagaimana ini, Oh Tuhan! aku akan mati sekarang.
"selamat pagi anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru, silakan masuk Baekhyun-ah"
"annyeong chingudeul, je ireumeun Byun Baekhyun imnida. bangapta~" membosankan.
"ne, silakan duduk"
hhh, kenapa para yeoja dibelakang begitu histeris melihatnya? aku biasa saja. "Jen Ah-ya, kau menyukainya?" *plakkkk "itu hadiah untukmu. jaga mulutmu Park Chanyeol"
*
*
*
*
*
hhh,, akhirnya. waktu yang kutunggu-tunggu tiba juga. yaa waktunya break. "Jen Ah-ya, mau kekantin bersama?" ajak Chanyeol. "ahh, tidak trimah kasih" Chanyeol pun melenggang sambil merangkul anak Oh saem yang menyebalkan itu. yaa, Oh Sehun.
"Jen Ah-ya, kau dipanggil Lee saem" ucap Jongdae. yaaa, dia pria yang tampan sekaligus sangat pandai *maklum bias author, plakkk* tapi, aku tak tertarik padanya. aku cantik dia tampan kami serasi, tapi ditegaskan lagi aku tak tertarik "ne.." aku mengangguk lalu pergi menuju neraka ketiga setelah kelas dan neraka yang asli (?)
"ada apa saem?" tanyaku to the point, terlalu malas untuk sekedar berbasa basi dengannya.
"yaakk, apa kau tak diajari sopan santun?" bentaknya, membuatku memutar bola mata malas. "langsung saja saem, ada apa?" tanyaku lagi. "hmmm.. kau tahu kan murid baru dikelasmu itu. tolong bantu dia untuk memahami materi kita" apa? Byun Baekhyun?
"ahh.. annii saem. shireo!!" tolakku mentah-mentah
"memangnya kenapa?"
"yakk, saem jangan pura-pura polos. kau tahu aku kan?" aku berbisik lalu berbalik dan pergi.
hhh,, terlalu panas didalam.
tunggu!! Lee saem itu gila atau pura-pura amnesia? dia kan tahu aku murid yang bodoh.. kenapa tidak Jongdae saja? arrgggghhhh...
aku melihat Baekhyun berjalan kearahku, hhhh menyebalkan.
"annyeong, siapa namamu?" aku diam. "ahh, Park Jen Ah" dia membaca nametagku. dasar!
"yaa, ada apa?" seperti bias, to the point
"bolehkah aku meminjam buku catatanmu untuk pelajaran Fisika?" tanyanya, sudah kuduga. pasti perintahnya Lee Saem. arggghh.
"untuk apa?" tetap dingin, itu yang kupertahankan
"aku ingin mengikuti materi kalian."
"tidak, aku tidak mau.." tolakku mentah-mentah
"kau tidak mau atau hanya kau saja yang memang malas" apa? dia mengejekku?
"apa kau bilang? kau masih baru dan kau berani mengejekku, huhh?" bentakku membuatnya tertunduk. "mianhae, tapi aku hanya ingin mengikuti materi kalian. Lee saem yang menyuruhku meminjam padamu"
hhh, aku pergi saja.
apa aku jahat? ohhh, dunia menertawakanku sekarang.
"baiklah, ini untukmu. jangan dirusak" demi kehormatanku kupinjamkan.
*
*
*
*
3 bulan berlalu dan Baekhyun masih mengikutiku? menyebalkan, sungguh.
*
*
*
3 bulan berlalu dan Baekhyun masih mengikutiku? menyebalkan, sungguh.
aku menyeret kakiku malas menuju perpustakaan. tiba-tiba Chanyeol merangkul pundakku.
"apa?" tanyaku sarkastis "apa kau pacaran dengan Baekhyun? ahh, chukkaee" *plakkk aku menjitak kepalnya. seenaknya saja bicara. "sudah 3 bulan da bersekolah dengan kita, tapi apa ? dia tetap mengikutiku" jelasku malas. "mungkin dia menyukaimu.. ahh.. aku tahuu"
apa-apaan kau Park Chanyeol "jangan tersenyum konyol seperti itu Yeoll, aku muak melihatnya" ejekku dia merenggut kesal.
drtt..drtt..drttt.. handphoneku bergetar tanda ada pesan masuk.
from : Baekhyun cabe
bisakah kau menemuiku ditaman belakang sekolah, Jen Ah-ya?
seenak jidatmu menyuruhku
to : Baekhyun cabe
apa? katakan saja
from : Baekhyun cabe
ku mohon
akhh, baikla.
"Yeoll, aku pergi dulu."
*
*
*
*
*
*
*
aku melihat Baekhyun duduk di bangku panjang yang biasa aku duduki bersama Chanyeol, jika kami membolos.
"ada apa Baek?" seperti biasa, to the point
"duduklah" aku tahu
"apa yang ingin kau bicarakan? cepatlah" pintahku
"eumm.. Jen Ah-ya, bisakahh--"
"jangan berbelit-belit" potongku *lama-lama kasian juga si Bacon*
"bisakahh. aku mencintaimuu?" apa? jaa...jaa.. jadi sekarang Baekhyun menyatakan perasaannya?
"Baek? mianhae. tapi, aku tidak bisa" ucapku. entah kenapa kata-kata itu melucur begitu saja.
"kenapa?"
"mollaseo Baek. tapi aku tidak bisa. maaf" aku pun melenggang pergi. sunggu aku tak ingin menyakitinya. tapi, aku juga tak ingin menyakiti diriku sendiri.
aku memang jahatt.. Mianhae Baekhyun-ah
END
gajee ya? akh, endingnya juga kagak bagus ya? emang slah gw. mian readers...
maksih udah mau baca.. muuaccchhhhhhhhh :*
Annyeong~
Paiipaii :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar